Tingkatkan Skill Mengendalikan Emosi, Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Pelatihan Regulasi Emosi pada Remaja
Pada Rabu, 31 Juli 2024, mahasiswa KKN TIM II UNDIP telah melaksanakan kegiatan psikoedukasi dan pelatihan regulasi emosi pada remaja di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.
Penduduk usia remaja di Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo berjumlah sekitar 49,15 persen dari keseluruhan jumlah penduduk di desa ini. Hal ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata penduduk di Desa Sidorejo adalah remaja. Pada masa remaja, individu banyak mengalami perubahan. Jika tanggung jawab dan kebutuhan terpenuhi, maka akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam siklus hidup remaja. Akan tetapi, jika gagal dapat menyebabkan ketidakpuasan di kalangan remaja, penolakan sosial, dan kesulitan untuk melakukan tugas-tugas perkembangan periode selanjutnya. Selain itu, dapat menimbulkan kecemasan ketika masa depan masih berupa angan-angan dan sesuatu yang belum diyakini.
Kecemasan adalah perasaan campur aduk yang meliputi rasa takut akan sesuatu yang mungkin tidak akan terjadi dan khawatir akan masa depan tanpa alasan tertentu. Kecemasan ini perlu diatasi agar tidak menimbulkan permasalahan yang lebih serius. Salah satunya dapat dilakukan dengan pelatihan regulasi emosi. Dengan demikian, perlu adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan remaja dalam melakukan regulasi emosi. Salah satu mahasiswa TIM KKN II UNDIP Desa Sidorejo, Dina Pratiwi Primadiaty yang berasal dari Program Studi Psikologi melaksanakan psikoedukasi dan pelatihan regulasi emosi kepada remaja di Desa Sidorejo.
Kegiatan psikoedukasi dan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2024 di Balai Desa Sidorejo. Peserta kegiatan ini adalah remaja yang merupakan anggota perkumpulan karang taruna Ngesti Manunggal di Desa Sidorejo. Materi psikoedukasi yang disampaikan meliputi pengertian kecemasan, dampak kecemasan, gejala kecemasan, pengertian emosi, jenis-jenis emosi, dan pengertian regulasi emosi. Setelah pemaparan materi psikoedukasi, selanjutnya dilaksanakan pelatihan regulasi emosi. Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN tersebut memberikan booklet kepada ketua karang taruna Ngesti Manunggal sesuai dengan materi yang disampaikan.
Peserta antusias mendengarkan pemaparan materi psikoedukasi. Selain itu, saat pelaksanaan pelatihan, peserta melakukan praktik latihan regulasi emosi sesuai dengan arahan pemateri dengan semangat. Adanya psikoedukasi dan pelatihan regulasi emosi ini, harapannya dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat di Desa Sidorejo, khususnya remaja dalam mengendalikan atau mengontrol emosi di kehidupan sehari-harinya. Dengan demikian, remaja dapat mengelola emosinya dengan baik ketika mengalami kecemasan.